Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

JENIS TEH DI INDONESIA

 JENIS TEH DI INDONESIA Ragam Teh Assamica: -Indonesian Genmaicha Jawa Barat (Ciwidey) Teh khas Indonesia ini merupakan teh hijau dicampur dengan beras, hasil adopsi dari teh tradisional Jepang. Rasanya menjadi khas dengan aroma harum dari beras yang sudah disangrai. Suhu air untuk menyeduhnya yaitu75 o -80 o C.   - Gunpowder Green Tea Jawa Barat Ciri khasnya adalah berbentuk seperti peluru, berwarna hijau tua, dan memiliki aroma khas. Cocok disajikan dengan gula batu dan daun mint segar. Suhu air yang baik untuk menyeduhnya adalah 70 o -75 o C.   - Oriental Java Jasmine Tea Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur Teh yang menggabungkan daun teh hijau dan bunga melati dalam pembuatannya. Suhu air yang baik untuk digunakan menyeduh teh ini sekitar 75 o -80 o C.   - Oolong Tea Sumatera & Jawa Barat Teh yang produksinya mengacu pada oolong Taiwan ini hanya dijemur sebentar lalu dicabik agar mengeluarkan enzim reaktif dengan udar...

MAKALAH GAS DAN BUMI BY SANDRA

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Minyak bumi sangatlah bermanfaat terutama dalam bahan bakar dan plastik. Namun, minyak bumi haruslah diolah terlebih dahulu supaya bisa digunakan sebagai bahan bakar dan bahan baku plastik. Proses pengolahan minyak bumi disebut distilasi. Dalam destilasi bertingkat, komponen-komponen minyak mentah akan dipisahkan berdasarkan titik didihnya agar dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Pemilihan metode tersebut berdasarkan pada kandungan minyak mentah yang terdiri atas berbagai senyawa hidrokarbon, misalnya senyawa alkana, aromatik, naptalena, alkena, dan alkuna. Senyawa-senyawa tersebut mempunyai panjang rantai dan titik didih yang berbeda-beda. Semakin panjang rantai karbon yang dimilikinya, semakin tinggi titik didihnya. Proses distalasi melalui beberapa tahap di dalam menara distilasi. Proses distilasi menghasilkan beberapa fraksi-fraksi minyak bumi yang dapat kita manfaatkan. Minyak mentah mula-mula dipanaskan hingga suhunya menca...